Sun. May 22nd, 2022

Sejarah Outbound di Indonesia tidak bisa dipisahkan bersama dengan masuknya Outward Bound ke Indonesia, secara formal Outward Bound Indonesia (OBI) didirikan terhadap th. 1990, oleh Djoko Kusumowidagdo dan langsung mendapat tanggapan positif dari masyarakat Indonesia. Dengan nama Outward Bound Indonesia, dan di era kini aktivitas outbound tidak hanya diterapkan untuk kalangan pelaut dan militer saja, tapi juga sudah meluas lagi ke bermacam kalangan, baik perusahaan, profesional, LSM, instansi pendidikan, dan sebagainya lainnya.

Perkembangan Outbound begitu pesat. Tak heran, muncul bervariasi permainan dan istilah-istilah lain layaknya Outing, Gathering, Team Building, Exploring dan lain sebagainya yang egiatannya sendiri tersedia yang berwujud Low impact layaknya permainan Team Building, tersedia pula yang berwujud High Impact layaknya Rafting (arung jeram), Paintball, High Rope, Flying Fox dan lain sebagainya.

Pengertian Outbound
Outbound adalah suatu bentuk dari pembelajaran segala ilmu terapan yang disulasikan dan dilaksanakan di alam terbuka atau tertutup bersama dengan bentuk permainan yang efektif Paket Outbound Jogja , yang memadukan pada intelegensia, fisik dan mental.

Program Outbound bagi Siswa
Bila inginkan menyadari muka pendidikan di suatu negara, lihatlah apa yang tersembul terhadap muka anak-anak sekolah. Wajah-wajah tertekan nyaris terpancar dari tiap-tiap anak didik tiap-tiap kali mereka mesti berangkat sekolah. Nyaris tidak tersedia muka riang, tiap-tiap kali mereka masuk sekolah. Suasana riang baru terasakan selagi mereka terima pengumuman hari libur atau pulang pagi dikarenakan guru rapat atau tersedia keperluan lain.

Menurut hasil penelitian di Amerika (Malcom Baldridge), menyatakan bahwa ternyata kesuksesan seseorang ditentukan oleh:

45% Sikap (Attitude)
10% Pengetahuan (Knowledge)
20% Perbuatan dan pengalaman (Practice)
25% Keterampilan (Skill)
Baca Juga : Analisis Otonomi Daerah
Cara ini hanya melibatkan kemampuan berpikir manusia yang paling rendah (lower order thinking), sedang kemampuan higher order thinking layaknya kemampuan sistem belajar-mengajar yang dibalut bersama dengan unsur attitude (sikap/moral), skills (keterampilan), information (pengetahuan), experience (pengalaman), responsibility (tanggung jawab), dan accountability (pertanggungjawaban) tidak tersentuh. Melihat situasi diatas maka diperlukan pola pembinaan luar sekolah yang bisa mengisi kekosongan tersebut.

Macam-macam Outbound.
Berdasarkan Pemainnya Outbound
1 .Outbound Anak/Kids Outbound anak adalah suatu aktivitas outbound yang dilaksanakan oleh anak-anak yang berumur berkisar pada umur 5 th. keatas hingga umur 15 tahun. Biasanya outbound anak memiliki tujuan mengembangkan kepencayaan diri , keberanian dan energi kretifitas.

2 .Outbound Dewasa/adult Outbound dewasa adalah suatu aktivitas outbound yang di laksanakan oleh sesorang berumur lebih dari tujuh belas th. keatas. Outbound dewasa punyai bervariasi permainan yang memacu jantung atau andrenalin layaknya arum jeram, art rope dan lain lain.

Berdasarkan Jenis Game Outbound
1 .Outbound Soft Skill Outbound soft skill adalah aktivitas outbound yang dilaksanakan untuk pengembangan personal dan interpersonal, biasanya berwujud kemampuan (bakat)atau keterampilan. Permainan outbound soft skill ini dirancang sedimikian rupa sehingga tidak perlukan fisik yang berlebih untuk melakukanya.

2 .Outbound Hard Skill Outbound hard skill adalah aktivitas outbound yang dilaksanakan untuk ketrampilan teknis atau penguasaan bidang sesorang sehingga enteng dilaksanakan dan diterapkan. Biasanya outbound di fokuskan untuk ketrampilan seseorng sehingga diperlukan kecepatan dan ketepatan.

Tujuan Outbound
Tujuan utama Outbound adalah Melatih peserta untuk bisa mengatur diri (adaptasi) bersama dengan perubahan yang tersedia bersama dengan membentuk sikap professionalisme yang didasarkan terhadap perubahan dan pertumbuhan sifat mendasar (traits) dari individu yang meliputi faktor trust, belief, dan komitmen dan juga kinerja yang diinginkan akan makin lama lebih baik. Lebih jauh, bersama dengan Outbound peserta diinginkan bisa menyadari bahwa apa yang dilaksanakan itu merupakan bagian tidak terpisahkan dalam kebersamaan bersama dengan rekan-rekannya dalam team. Keberhasilan seorang individu unit kerja organisasi akan merupakan bagian kesuksesan dari organisasi.

Sebaliknya, kegagalan yang berjalan dikarenakan kekeliruan individu atau suatu unit organisasi akan memengaruhi pula nilai kesuksesan secara keseluruhan. Karena itu, semboyan one for all, all for one, yang merupakan semboyan Outbound Internasional selalu didengung-dengungkan dalam aktivitas oleh operator Outbound atau Out bound operator untuk membangun sebuah semangat kebersamaan dan kekompakan, apalagi belakangan ini dikembangkan lagi sebuah semboyan baru yang merupakan pula semboyan dunia global: ”we are one“, kita adalah satu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *